Senin, 21 November 2016

Berbagi Kebahagiaan Bersama "Bursa Sajadah Berbagi"

Pada Hari Jumat kemarin tanggal 18 November 2016 Bursa Sajadah - anak perusahaan dari SKV Group melaksanakan kegiatan bakti sosial yang bertajuk "SKV Berbagi" acara ini sekaligus untuk memperingati hari lahir pemilik Bursa Sajadah yaitu Bapak H. Syahir Karim Vasandani yang ke 67. Kegiatan bakti sosial ini serentak dilaksanakan di 8 cabang Bursa Sajadah yang ada di 7 kota yaitu Jakarta, Bandung, Bogor, Bekasi, Solo, Malang dan Surabaya.  

Bakti sosial yang di lakukan oleh Bursa Sajadah - anak perusahaan dari SKV Group ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Bursa Sajadah terhadap mereka yang kurang mampu terutama terhadap masyarakat dan panti asuhan yang ada di sekitar lingkungan toko Bursa Sajadah.


Untuk di daerah Bekasi kegiatan SKV Berbagi ini diselenggarakan di Rumah Yatim yang beralamat di Jl. Veteran No. 57 Bekasi. Selain itu menurut bapak Yadi selaku penanggung jawab di Bursa Sajadah cabang Bekasi santunan juga dibagikan kepada komunitas tukang becak dan petugas kebersihan yang ada di lingkungan sekitar toko Bursa Sajadah Bekasi.

Acara SKV Berbagi ini dihadiri oleh sekitar 30 orang anak yatim yang merupakan asuhan dari Rumah Yatim Bekasi. Acara dimulai dengan pembukaan acara oleh bapak Yayan selaku pimpinan Rumah Yatim Bekasi, kemudian sambutan oleh Bapak Yadi selaku perwakilan sekaligus penanggung jawab dari Bursa Sajadah cabang Bekasi dan acara dilanjutkan dengan penyerahan santunan secara simbolik dari pihak Bursa Sajadah kepada Rumah Yatim Bekasi yang di wakilkan oleh anak yatim.

Bapak Yayan pimpinan Rumah Yatim Bekasi
Bapak Yadi perwakilan dari Bursa Sajadah cabang Bekasi

Penyerahan santuran secara simbolik
Santunan yang diberikan kepada anak yatim ini berupa dana pembinaan, produk, merchandise dan berbagai keperluan lainnya. Melalui kegiatan SKV Berbagi ini diharapkan dapat membantu memenuhi keseharian mereka sekaligus menjalin silaturahmi dan menciptakan nilai kebersamaan dengan masyarakat di sekitar lingkungan toko Bursa Sajadah.

Kegiatan SKV Berbagi ini sebenarnya bukan yang pertama kali di lakukan oleh SKV Group, sebelumnya kegiatan serupa juga pernah dilakukan hanya saja pada kegiatan SKV Berbagi kali ini bisa dikatakan adalah peresmian untuk program SKV Berbagi selanjutnya yang Inshaa Allah akan berlangsung secara rutin.




Setelah penyerahan santunan selesai dilanjutkan dengan doa dan makan siang bersama, ada rasa haru yang terselip melihat kebahagiaan yang terpancar di wajah anak-anak yatim ini.

Selesai acara dan foto bersama, kami diajak untuk berkunjung ke Toko Bursa Sajadah yang lokasinya tidak jauh dari Rumah Yatim Bekasi ini. 

Sekilas Tentang Bursa Sajadah
Menjelang keberangkatan ke tanah suci biasanya para jamaah sibuk menyiapkan segala persiapan selama di tanah suci termasuk berbelanja yang sedikit menyita waktu karena biasanya membeli segala perlengkapan ini tidak hanya ada di satu toko, jadi ga praktis kan ? sedangkan persiapan fisik dan yang lainnya harus tetap dijaga oleh para calon jamaah.

Dengan pertimbangan inilah Bursa Sajadah didirikan, beroperasi sejak tahun 1998 dan berpusat di Bandung Bursa Sajadah makin mengokohkan bisnisnya sebagai toko pusat perlengkapan muslim dan oleh-oleh haji dan umroh. Hingga sampai saat ini Bursa Sajadah memiliki 8 cabang yang tersebar di 7 kota yaitu Bandung (2 cabang), Bekasi, Bogor, Jakarta, Malang, Solo dan Surabaya.

Untuk meningkatkan pelayanan dan memberikan kemudahan berbelanja Bursa Sajadah juga membuka layanan belanja online www.bursasajadah.com jadi untuk calon konsumen yang bertempat tinggal jauh dari toko cabang Bursa Sajadah, atau tidak ada waktu untuk berbelanja langsung di toko bisa memanfaatkan layanan toko online ini, praktis kan ?!

Bursa Sajadah Cabang Bekasi
Ketika kunjungan kami kemarin begitu masuk ke toko berlantai 3 ini kami disambut oleh pelayanan yang ramah. Suasana dan interior yang nyaman bakalan bikin betah berlama-lama belanja disini.


Lantai 1 tersedia berbagai macam karpet, sajadah, makanan, parfum, souvenir dan perlengkapan pria 
Sekitar 7000 produk perlengkapan muslim bisa diperoleh disini. Adapun produk-produk unggulan yang ada di Bursa Sajadah ini merupakan produksi dari SKV, seperti Velteksa merk untuk sajadah, Arofah yang merupakan produk-produk herbal (minyak zaitun, madu dan habbatussauda), dan produk busana muslim dengan merk Syaheera, Sykava dan Zaleera.

Selain perlengkapan muslim disini tersedia juga berbagai jenis oleh-oleh khas timur tengah mulai dari air zam-zam, cokelat, kacang-kacangan, kismis, mug, dompet, magnet tempelan kulkas dan beberapa makanan khas negara lain seperti dodol Turkipun juga ada.

lantai 2 - Produk kebutuhan wanita muslimah dari ujung rambut sampai ujung kaki semua ada

Berbagai macam souvenir khas timur tengah yang bikin mupeng 😃

Deretan sarung, baju koko, souvenir, tasbih  dan coklat tinggal piliiih
Masalah harga rasanya sama aja meskipun dari luar toko ini terlihat mewah tapi ada beberapa barang yang saya lihat lebih murah dari di Tanah Abang. Bahkan ada pashmina import yang harganya dibawah 20 ribu rupiah saja. Kemaren saya juga beli tasbih kecil seharga 6 ribu padahal bahannya bagus banget.

Disini tidak hanya melayani pembelian eceran tapi juga grosiran yang tentu saja dengan harga grosiran malah jatuhnya lebih murah, ditambah lagi jika kita jadi mempunyai kartu member akan ada potongan khusus untuk produk makanan dan pakaian, seperti saya yang sudah 3 tahun jadi langganan di Bursa Sajadah hehehe

lantai 3 khusus pembelian secara grosir
kartu member bursa sajadah
Mereka yang selalu siap melayani anda dengan sepenuh hati


Setelah puas muter-muter akhirnya kami pamit, banyak pelajaran yang bisa dipetik dari kegiatan Bursa Sajadah Berbagi ini. Semoga selanjutnya SKV Group makin sukses dan makin berkah.

Info lokasi toko Bursa Sajadah yang tersebar di berbagai kota:

- Outlet Bursa Sajadah Bandung
Jl. Inhoftank Komp. Jati Permai Ruko No. 54-58 Tegalega Bandung 40243 Telepon 022 - 5231993, 022-5231998

- Outlet Bursa Sajadah Bandung 2 
Jl. Taman Citarum No. 9 (Depan Mesjid Istiqomah) Bandung 40115 Telepon 022 - 7103366

- Outlet Bursa Sajadah Surabaya 
Jl. Karimun Jawa No. 2 Surabaya 60261 Telepon 031 - 5031014

- Outlet Bursa Sajadah Bogor 
Jl. Pajajaran No. 88-N Ruko Villa Indah Pajajaran Bogor 16153 Telepon 0251 - 8363027

- Outlet Bursa Sajadah Jakarta 
Jl. Dr. Saharjo No.96A (Samping Mesjid Baiturrahman) Jakarta Selatan 12960 Telepon 021 - 8305677

- Outlet Bursa Sajadah Bekasi 
Jl. Veteran No. 30 (Dekat Mesjid Al Barkah) Bekasi Selatan 17141 Telepon 021 - 88852332

- Outlet Bursa Sajadah Malang 
Jl. Arif Margono Kav 26E - 26F (Depan Pos Polisi Kasin) Malang 65117 Telepon 0341 - 344344

- Outlet Bursa Sajadah Solo 
Jl. Kapten Mulyadi No. 261 (Sebelah RS Kustati) Pasar Kliwon Solo 57118 Telepon 0271-655190

"Kebahagiaan yang sesungguhnya akan benar-benar kita rasakan didalam hati kita, jika kita mau & ikhlas menyenangkan/membahagiakan orang lain terlebih dulu"

Rabu, 12 Oktober 2016

Sempol Ayam

Udah lama seliweran jajanan ini yang konon asalnya dari Malang.. mumpung ada stock dada ayam fillet dan si kriting lagi tidur mari memasak..

Resep asli dari blognya mbak Nina tapi saya ga make campuran udang

SEMPOL AYAM

Bahan :
300 gr fillet ayam - resep asli mbak nina dicampur udang
150 gr tepung tapioka
3 siung bawang putih
2 sdm bawang merah goreng
1 sdm garam - saya kurangi takaran garam dan ditambahkan 1/2sdt gula
1/2 sdt merica bubuk
1 sdt kaldu bubuk non MSG
1 butir telur (optional)
2 batang kucai (boleh pakai daun bawang), iris halus
1 batang seledri, iris halus
minyak goreng secukupnya
.
Bahan Pencelup :
2 telur kocok lepas
.
Cara Membuat :
1. Masukkan fillet ayam, udang kupas, bawang putih dan bawang merah goreng dalam food proseccor. Proses hingga halus.
2. Tambahkan garam, merica bubuk, kaldu bubuk, telur, kucai dan seledri. Aduk hingga tercampur rata. Test rasa dengan cara merebus sedikit adonan.
3. Olesi tangan dengan minyak goreng, ambil adonan, kepalkan di tusuk sate sambil dipadatkan. Lakukan hingga habis.
4. Rebus dalam air mendidih hingga matang, kurang lebih selama 15-20 menit. Angkat dan tiriskan, biarkan hangat.
5. Celupkan ke dalam kocokan telur kemudian goreng hingga kuning kecoklatan.6. Angkat dan tiriskan. Sajkan dengan saus sambal favorit


and this is it...



.

Jumat, 09 September 2016

Biduran, Eksim dan Godaannya

Sudah 2 minggu lebih saya jadi pasien rawat jalan.. ntah berasal dari mana kok ya yang namanya biduran sama eksim itu datengnya barengan. Awalnya biduran ini saya cuekin aja toh datengnya cuma malam hari aja dan menyerang bagian badan aja tapi lama kelamaan kok sampai muka, jadi bangun tidur kaya abis digebukin orang, bengep dan jontor.. mata bengkak bibir jontor belum lagi jari-jari yang seperti melepuh rusak gak karuan, sebagian keras menghitam sebagian kering dan retak-retak disertai rasa perih yang teramat sangat.

Karena udah ga tahan akhirnya langsung ke dokter spesialis kulit.. dari sana dikasih obat dan salep racikan.. hasilnya ? biduran dan eksim sementara membaik tapi begitu obatnya habis kumat lagi..

Dulu pertama kali kerja (2014) saya juga pernah mengalami biduran seperti ini, berbagai macam obat udah ditelen dan manjurnya malah minum obat cacing hihihi.. cacingan dong ? bukaaan... kata dokter memang ada sebagian orang yang mengalami cacing di dalam tubuhnya bereaksi ketika ada suatu keadaan tertentu dengan mengeluarkan ntah zat apa namanya yang akibatnya bisa seperti yang saya alami.. bentol-bentol sekujur badan kaya kena ulat bulu.

Oke.. biduran selesai tapi eksim tak kunjung usai.. akhirnya pasrah ke dokter spesialis lagi dan so far belum ada masalah yang berarti (soalnya obatnya masih ada). Kata bu dokter saya harus menghindari sumber alergi misal deterjen (seneng kalo yang ini.. tugas nyuci baju saya hempaasss) nah yang ga enaknya saya juga harus menghindari makan ayam, telur, susu dan ikan... uhuhuhu kalo yang ini rasanya beraaat

Jadi selama "pengobatan" saya cuma makan sayur sama tahu atau lauk lain selain yang dilarang dokter tapi lama kelamaan ga tahan juga.. kebayang sayur asem, sambel terasi, dadar jagung dan ikan kembung yang digoreng garing sluuurrpp... akhirnya pertahanan saya jebol sodara-sodara hahahhaa...

siapa yang tahan kalo godaannya seperti ini ???

Setelah makan ini Alhamdulillah belum ada reaksi apa-apa, mungkin karena masih minum obatnya kali ya.. tapi ga papa lah ya besok lebaran kan makan daging hihihi

Jumat, 26 Agustus 2016

Apple Strudel

Mendung, adem gitu enaknya kan ngemil ya, apalagi krucil di rumah semua.

Punya stock kulit pastry sisa bikin Zuppa Soup kemaren dan kebetulan kemaren juga abis beli apel Malang jadi langsung eksekusi. 








Apple Strudel

Mendung, adem gitu enaknya kan ngemil ya, apalagi krucil di rumah semua.

Punya stock kulit pastry sisa bikin Zuppa Soup kemaren dan kebetulan kemaren juga abis beli apel Malang jadi langsung eksekusi. 


Apple Strudel
Bahan :
- Kulit Pastry siap pakai (pakai merk Edo)

Bahan isi : 
(resep : pakai resep isian Apple Pienya mbak Ricke )

- 6 buah apel malang/ granny smith (sebaiknya pilih apel yang bertekstur renyah dengan rasa asam manis)
- 1sdm air jeruk lemon
- 100 gram gula pasir
- 2 sdm gula aren bubuk (pake gula palm)
- 1/4 garam halus
- 2 sdt kayu manis bubuk
- 2 sdm maizena
- 50 gram margarin
- 50 gram kismis, rendam dengan air panas, tiriskan dan cincang kasar

Olesan :
- 2 butir kuning telur, kocok lepas

Cara Membuat :
1. Kupas apel buang bijinya dan potong dadu kecil kemudian letakkan dalam wadah. Beri air jeruk lemon kemudian aduk rata. Masukkan Gula pasir, gula palm, garam dan kayu manis bubuk, aduk rata. Simpan di dalam lemari es kurang lebih 30 menit hingga apel keluar airnya (juicenya)
2. Taburi dengan maizena, aduk rata. Panaskan apel bersama airnya diatas api sambil diaduk hingga mengental dan apel agak lunak. Matikan api. Panas-panas masukkan margarin dan aduk rata hingga margarin leleh dan tercampur rata. Masukkan kismis, aduk rata, dinginkan.
3. Potong kulit pastry sesuai keinginan, masukkan bahan isian dan lipat. Tekan bagian ujung-ujungnya dengan menggunakan garpu.  Lakukan hingga habis.Oles dengan kuning telur bagian atasnya. Panggang dengan suhu 200'C (tergantung oven masing-masing) selama 30 menit.
4. Angkat dan hidangkan





Selasa, 02 Agustus 2016

Roti Jala

Ceritanya bulan puasa kemaren pengeeen banget makan Lemang sama ketupat ketan, kebayang dimakan pake rendang... hadududu jadi ngeces. Nanya sana-sini ga ada yang jual di seputaran Tambun, dulu di deket rumah ada yang jual ketupat ketan tapi katanya yang biasa bikin lagi sakit jadi ga bisa bikin ketupat ketan padahal ketupat ketannya dia enak banget bahkan janur pembungkus ketupatnya juga ikutan enak sangking santan dan bumbunya meresap sampai ke dalam hahahaha...

Suatu kesempatan setelah ke Thamrin City kepikiran langsung ke Pasar Benhil, konon selama bulan puasa disana ada pasar Ta'jil dan katanya lemang sama ketupat ketan banyak dijual disitu. Langsung deh order Gojek dan langsung cusss menembus kemacetan menuju pasar benhil..

Dan bener lho... nyampe sana sampe bingung mau beli apa, semua keliatan enak dan menggugah selera.. dan pada akhirnya nenteng lemang, ketupat ketan, gudeg laminten daaan kari kambing..

Lemang, gudeg sama etupat ketan udah habis dalam 2 hari.. nah untuk kari kambingnya ini harus ada temen yang klop... inget masakan Aceh langsung keingetan Roti jala... yo wiss langsung bikin.. dan taraaaa...




ROTI JALA
Bahan-bahan
250 GramTepung Terigu
1/2 Sdt Garam
2 ButirTelur Ayam, Kocok Sebentar
500 ml Air/ Susu Cair atau bisa pakai santan cair
2 Sdm Margarin Cair

Langkah
1. Campur terigu, garam, telur, aduk rata
2. Tambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan licin
3. Saring agar adonan halus. Tambahkan margarin cair, aduk rata
4. Karena ga punya cetakan khusus roti jala saya masukkan adonan kedalam piping bag dan gunting ujungnya (kecil aja lubangnya) setelah itu baru bentuk dengan cara diputar putar menyerupai sarang laba-laba diatas teflon yang sudah dipanaskan, tunggu sampai adonan matang dan angkat. ulangi hingga adonan habis.
5. Begitu adonan matang dan diangkat segera lipat sisi kiri kanan ketengah dan gulung.

Sunatan Adam

Akhirnya setelah tertunda 1 semester kakak disunat juga :D

Rencananya emang libur lebaran plus kenaikan kelas ini mau disunat tp kok pas mendekati hari H si kakak malah bilang ga mau disunat. Setelah dibujuk akhirnya mau disunat di rumah eyangnya aja, pikir emaknya selain disana biayanya lebih murah, ga pake ribet juga mesti bikin acara rame-rame ngikutin adat khitanan jadi yah saya mah hayuk aja lah...

Karena emang rencana mau sunat di rumah eyang jadi sebelum berangkat saya udah beli celana dalam khusus sunat buat persiapan kalau aja disana ga ada yang jual.

Tanggal 11 Juli udah janjian sama pak mantri, jam 8 pagi pak mantrinya dateng.. Adam udah siap, sengaja saya kasih HP papanya biar dia mainan game biar ntar fokusnya ke game aja.

sebelum dieksekusi pak mantri yang akhirnya ga jadi
 Nih anak siap dieksekusi, pak mantri juga lagi nyiapin peralatannya.. ndilalah pak mantrinya "izin" dulu ke adam pake bilang "ntar sakit dikit yaaa.." Adam yang dasarnya emang ga bisa nahan sakit sekecil apapun langsung bubar konsentrasinya. Ngeliat jarum suntik yang siap nyuntikin penisnya dia udah teriak kesakitan padahal baru nyentuh ujungnya aja, hadeeeuh...

Alhasil 4 tenaga kekar plus tenaga emaknya dikerahkan buat megangin adam yang badannya berontak terus seperti orang kesurupan. Dan pada akhirnya setelah beberapa menit nyoba nenangin Adam akhirnya pak mantrinya "nyerah" dan nyaranin mending dibius total aja di rumah sakit.

Karena ga mau nunda sampe keesokan harinya atau liburan semester depan saya dan eyang kakung langsung ke rumah sakit Asyifa Pamekasan, konsul dulu sama dokter disana. Setelah daftar kita pulang dulu nunggu telpon dari RS, jam 11.30 RS telpon kalo Adam bisa ke rumah sakit untuk diinfus dulu, tapi setelah nego dengan berbagai pertimbangan jadi ga pake di infus dan biusnya ntar aja langsung di ruang operasi pake obat bius yang dihirup.

Ke rumah sakitnya tanpa paksaan tapi saya berbohong dengan alasan kebaikan *ngeles*, saya ajak Adam ke klinik tempat tante selvi kerja untuk ngeliatin adek bayi sekaligus meriksa hidungnya yang meler terus ga sembuh-sembuh. Jadi dia manut aja hehehe..

Nyampe rumah sakit semua perawat saya kasih kode untuk ga bahas soal "sunat" ini.. masuk ruang perawatan dia masih ketawa-ketawa bahkan sempet dia bilang ga mau disunat selama-lamanya *hadoooh*

Begitu dipanggil ke ruang operasi dia sempet nanya " bun kok aku masuk ruang operasi ? " sekali lagi saya bohong untuk kebaikan *ngeles lagi* saya bilang kakak badannya mau disteril dulu biar ga ada kuman jadi ntar bajunya juga diganti. Saya dan papanya nganter sampe depan pintu operasi..

Selang 30 menit perawat manggil saya ke ruang pemulihan.. ternyata anak ganteng itu udah dieksekusi dan udah sadar pula. Keliatan dari wajahnya dia nahan rasa sakit yang katanya seperti ditarik-tarik hehehhee..

setelah dieksekusi di ruang operasi 
Ga selang berapa lama pindah ke ruang perawatan dan saya kasih game lagi biar dia ga terlalu mikirin sakitnya. Setelah 2 jam di ruang perawatan dia bilang udah ga berasa sakit lagi dan dokter juga udah menganjurkan untuk bisa pulang.

Setelah ngurus pembayaran saya dan Adampun pulang naik becak hehehe.. saat pamitan pulang perawatnya pada kaget kok bisa langsung pake celana dan jalannya biasa aja xixixiixi ga tau dia kl kita udah nyiapin celana dalam khusus.

Alhamdulillah udah lega nyunatin anak.. tinggal emaknya nyiapin mental kalo ditodong syukuran :D          


Rabu, 20 Juli 2016

Mudik Lebaran 2016

Maaf lahir batin yaa...

Pengalaman mudik tahun ini mungkin pengalaman mudik terburuk bagi sebagian orang, terutama yang ngerasain menginap di Brexit. Pak Dhe yang di wisma Asri malah sampe 4 hari 3 malam baru nyampe Jogja, adek ipar 2 hari baru nyampe Pati. Alhamdulillah kami sekeluarga bisa mudik dengan tenang tahun ini tanpa harus macet-macetan.

Mudik tahun ini pengalaman baru bagi anak-anak naik kereta api kelas bisnis dan ekonomi, karena kita memang mudik ke 2 tempat. Alhamdulillah selama perjalanan mereka senang, ga rewel cuma ya seperti biasa si Adek yang emang ga bisa diem keliling sepanjang gerbong.

Pengalaman bertahun-tahun mudik naik kereta berasa perubahannya beberapa tahun belakangan, kereta ekonomi udah pake AC, kebersihan kereta juga terjaga, toilet ga bau pesing, dapet minuman untuk ta'jil karena pas mudik kemaren emang jam buka puasa.. jempol buat PT KAI ;)

Beberapa foto mudik kemaren..






jalan-jalan ke perkebunan karet

Deretan "bedeng"

"Bedeng" tempat tinggal para pekerja perkebunan karet


Keluarga besar mbah Jasmani

keluarga besar Zainal





Minal Aidzin Wal Faidzin


Kamis, 23 Juni 2016

Terima Raport

Alhamdulillah.. kemaren udah nerima raport kakak dan Alhamdulillah hasilnya sangat memuaskan.. tentunya naik ke kelas 3 dong sekarang. Laporan dari gurunya soal perkembangan kakak juga luar biasa mengalami kemajuan. Dari segi kemandirian, percaya diri dan kedisiplinan dia yang paling menonjol di kelas. Hasil-hasil ulangannyapun juga Alhamdulillah diatas rata-rata, saya cek lembar jawabannya juga dia bisa jawab semua pertanyaan dengan benar hanya saja ada beberapa jawaban yang dia kurang teliti. Saya sendiri aja ga percaya kakak masuk dalam 3 besar.

Yang bikin saya senang waktu gurunya bilang sejak bundanya resign perkembangan Adam jadi luar biasa pesat. Ga sia-sia saya menanggalkan semua keegoisan di luar rumah dan mengabdi sepenuhnya untuk perkembangan anak-anak.. semua jadi terkontrol ya belajarnya ya ibadahnya Alhamdulillah... ini keinginan saya dari dulu. 

Semoga ntar di kelas 3 dan setererusnya prestasi ini bisa dipertahankan ya nak.. tetap jadi anak yang sholeh, rendah hati dan tidak sombong. Insya Allah bunda akan terus mendampingi kalian :)



Senin, 20 Juni 2016

Liburan Keluarga Ke Bali

Libur tlah tiba..libur tlah tiba horee..horee..horee !!

Siapa yang ga seneng kalo udah masuk masa-masa liburan ?! apalagi anak-anak langsung nagih mau kemana aja liburannya :)

Agenda liburan tahun ini sudah saya bicarakan sama papa jauh-jauh sebelumnya. Jadi begitu kami utarakan ke anak-anak kalau liburan keluarga tahun ini kita ke Pulau Dewata Bali, anak-anakpun setuju karena sebelumnya emang belum pernah ke Bali, apalagi waktu bilang di Bali banyak pantainya langsung pada seneng dan mulai berkhayal ntar berenang di pantai sambil liat sunset, dan menonton pertunjukan Tari Kecak.

Karena ini namanya liburan keluarga, anak-anak kami libatkan langsung dalam menyusun itinerary. Hal yang kami cari pertama kali adalah tempat menginap selama kami berada disana. Kami ingin penginapan yang tenang dan jauh dari hiruk pikuk keramaian karena selama ini udah kenyang sama yang namanya polusi dan kemacetan, maka dipilihlah Bebek Tepi Sawah Villas and Spa.

Villa ini kita pilih karena sudah sesuai dengan kriteria untuk liburan keluarga kita kali ini, view yang asri, tenang, fasilitas yang lengkap yaitu kolam renang, wifi daaan tambahan untuk saya sendiri adalah fasilitas spa.. cihuuui kan ngebayangin anak-anak dan papanya berenang sementara saya bisa relaksasi dan memanjakan diri dengan layanan spa disana *kedip manja*

Nah untuk jalan-jalannya sendiri yang pengin saya kunjungi pertama kali kalo ke Bali adalah Pura Ulun Danu Beratan Bedugul, kenapa pengen kesana ? karena saya terobsesi sama foto pura ini yang pernah saya lihat di kartu pos jaman saya masih SMP dulu.. foto pura inilah awal mula saya mencintai foto-foto landscape :)

https://www.insightguides.com/inspire-me/blog/visual/pura-ulun-danu-bratan-bali
dan untuk menjawab rasa penasaran kakak sama Tari Kecak ini juga akan masuk agenda yang akan kami lihat langsung nantinya :)

http://www.anythingbali.com/mengenal-lebih-dalam-tarian-kecak/
Aah ga sabar rasanya menunggu hari itu tiba.. liburan bersama keluarga yuk !

Selasa, 14 Juni 2016

Setup Buah

Dulu ibu sering bikin minuman ini untuk hidangan buka puasa, untuk saya khusus tanpa tambahan es batu karena saya alergi dingin. Bahan dan cara bikinnya juga gampang..

Takaran atur sendiri ya..



Setup Buah

- 1 buah nanas - kupas dan potong dadu
- 1 buah bengkoang - kupas dan potong dadu
- 1 buah pepaya ukuran kecil - kupas dan potong dadu
- Kolang kaling (optional)

- Air 
- Gula Pasir
- Daun Pandan 
- Kayu manis
- Cengkeh (2 butir aja)

Cara Membuat :
Rebus Air dan gula hingga larut, masukkan daun pandan, cengkeh dan kayu manis.. masak hingga mendidih kemudian masukkan bengkoang, nanas, dan pepaya.. matikan api kompor dan tutup panci.. biarkan hingga nanas dan teman2nya mateng sendiri. Bisa disajikan hangat atau dengan tambahan es batu.




Kamis, 09 Juni 2016

Hilang di Mall

Semoga kejadian ini cuma terjadi sekali seumur hidup, kejadian kemaren ga akan pernah saya lupa.

Ceritanya 2 hari sebelum ramadhan saya ngajak anak-anak ke mall mau beli kemeja buat si kakak. Saya pilih sebelum ramadhan biar ntar pas puasa di rumah aja ga usah muter kemana-mana lagian kan mall pasti penuh banget, jadi berangkatlah kita bertiga ke Metropolitan Mall Bekasi sekaligus janjian sama papa ketemuan disana aja karena papa baru pulang kerja.

Baru 5 menit masuk Matahari dan milih-milih baju buat kakak, papa yang nyanggupin gendong adek sementara saya nyari kemeja buat kakaknya datang nyamperin. Waktu itu adek emang digendong papa kemudian dia turun dan ngelempar jilbabnya. Awalnya dia duduk di kaki papanya trus bangun dan lari dari posisi kami berdiri. Langsung kita cari dan kejar tapi hasilnya nihil. Saya dan papanya mencar nyari diantara tumpukan dan gantungan baju sementara si kakak jaga di pintu keluar Matahari lantai 2 buat jaga-jaga kali aja ntar adeknya keluar atau ada orang yang bawa keluar (duuuh bayangan waktu itu takut diculik)

Beberapa menit berlalu hasilnya tetep nihil, ga ada suara anak nangis kehilangan ibunya atau pengumuman anak hilang. Papa udah lapor security Matahari dan udah diinformasikan juga melalu alat pengeras suara. Feeling saya kalo ga ada di dalam mungkin saja anak ini keluar Matahari jadi saya langsung melesat ke beberapa toko mainan anak, turun ke lantai 1, naik lagi ke lantai 2, 3 dst tapi hasilnya nihil.

Balik lagi ke Matahari dan berharap papa ketemu Aqila tapi tetap nihil, saya udah lemes banget dan pecah tangisan saya. Ga berhenti berharap saya keluar Matahari lagi dan sayup-sayup saya denger informasi diketemukan anak perempuan berusia sekitar 3 tahun memakai baju biru dan jeans biru, sendal warna pink dan yang merasa kehilangan bisa menghubungi informasi lobby pintu utara. 

Langsung saya lari nyari papa dan nanya lobby pintu utara dimana ? ! Kami berdua langsung turun dan lari menemuai security.. security minta ditunjukin foto si adek dan cocok karena kebetulan sebelum ketemuan sama papanya saya sempet foto si adek. Security membawa kami ke ruang security di basement dan Alhamdulilaaah beneran itu si Adek yang lagi duduk didampingin sama seorang ibu bersama suami dan 2 anaknya.

Begitu ketemu langsung saya peluk, security nanya ke adek,  ini siapa ? dan langsung dijawab "ini buda..ini cila " *sambil nunjuk dirinya sendiri* jadi si Ibu nemuin aqila di depan counter Watchout (lantai yang sama dimana dia hilang pertama kali) , katanya si adek lagi bingung mungkin karena terpisah dari ibunya jadi si ibu sempat nanya ke beberapa orang apakah ini anaknya atau bukan?! karena si ibu ga ngeliat juga ada ibu yang merasa kehilangan anak jadi si ibu langsung lapor security.

Cerita si ibu, Aqila ga nangis sama sekali cuma ditanya namanya dia ga jawab, di ruang seurity dia ditanya mau minum dan dijawab dia mau minum susu singa  yang bikin ibunya bingung :)))))

Setelah berterima kasih sama ibu dan keluarganya security akhirnya mengizinkan kami membawa aqila setelah mencatat identitas kami sebagai orang tuanya.

Duh nak jangan lagi-lagi ya kabur kaya gini.. Kejadian ini jadi pelajaran buat kami untuk tetap waspada.

Terima kasih buat ibu beserta keluarga yang nemuin dan bawa Aqila ke bagian informasi. Semoga kejadian ini ga terulang lagi 







Es Blewah Timun Suri

Alhamdulillah udah memasuki ramadhan ke 5 :)

Menu buka puasa dirumah ya yang sederhana aja, biasanya begitu bedug langsung batalin pake air putih, kurma, es blewah timun suri baru deh lontong dan teman-temannya yang diguyur sambel kacang :D

Kebetulan suami suka banget sama timun suri.. kadang syrup campur cimun suri aja udah cukup buat dia. Karena kemaren saya juga pengen blewah jadi aja timun suri dan blewah itu saya jadiin satu dan ternyata si kakak suka banget malah nyuruh bikin ini tiap hari.

Bahan-bahannya gampang aja cuma ;
- Blewah, keruk pake kerukan kelapa
- Timun Suri, potong dadu atau boleh pake pembulat buah
- Nata de coco
- Selasih
- Es batu
- Syrup (saya pake syrup Tjampolay rasa pisang susu)

Tuang Syrup, masukkan timun suri, blewah, nata de coco, selasih dan es batu kemudian tambahkan air secukupnya.. Alhamdulillah segeeerr...